Sunday, December 23, 2018

Terlibat Pengelapan Mobil Rental, Mantan Anggota DPRD Landak Ditangkap Polisi

Mantan Anggota DPRD Landak di diamankan anggota Polresta Pontianak karena terkait kasus penggelapan atau penipuan satu unit mobil Innova

Mantan anggota DPRD Landak tersebut berinsial SD diamankan anggota Unit Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak, Rabu (12/9/2018) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Diketahui SD mantan anggota DPRD Landak tersebut  ‎‎berusia 60 tahun warga Desa Mandor, Kecamatan Mandor Kabupaten Landak.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol M Husni Ramli menuturkan mantan Anggota DPRD Landak tersebut diamankan oleh anggota jajarannya terkait Laporan Polisi nomor : LP / 1573 / VIII / RES.1.11 /2018 / KALBAR / Resta PtK Kota. Tgl 13 Agustus 2018.

"Korban Syamsudin warga Jl Husein Hamzah Pontianak kota itu, Senin tanggal 26 Juni 2018 sore lalu ‎menyewakan satu unit mobil Toyota Innova Type 6 warna putih KB 1772 UL kepada seseorang pria berinsial IW yang saat ini masih di lakukan pengejaran,"ujar Kasat Reskrim Polresta Pontianak pada Kamis (13/9)

"‎IW menyewa rental mobil pontianak korban selama satu bulan, namun hingga lewat jatuh tempo yakni lebih satu bulan, mobil tersebut tidak di kembalikan kepada pemilik," kata Husni saat menceritakan kronologi

Kemudian korban mengetahui kalau mobilnya itu telah berpindah tangan, bukan lagi dengan IW, kemudian korban membuat laporan polisi, karena atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sebesar RP. 130 juta.

‎Lalu, Rabu (12/9), anggota lidik Satreskrim pOlresta Pontianak mendapatkan informasi kalau mobil tersebut berada di desa Mandor kab Landak di rumah mantan Anggota DPRD Landak berinisial SD.

"Anggota unit Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak pun menuju ke lokasi yang di informasikan, sambil melakukan koordinasi dengan anggota Reskrim Polsek Mandor,"kata Kasat Reskrim Polresta Pontianak.

Lanjutnya, setelah di lakukan penyelidikan, Anggota gabungan Polresta Pontianak dan Polsek Mandor melakukan pengrebekan dan berhasil mengamankan SD yang saat itu sedang berada di rumahnya.

"Saat diamankan dan di intrograsi awal, SD mengaku telah menguasai mobil tersebut setelah menerima gadai dari IW sebesar Rp 20 juta,"katanya.

Dan saat ini SD berikut barang bukti mobil telah diamankan di Mapolresta Pontianak untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut, terkait pengakuan SD telah menerima gadai dari IW.

"Terkait IW, ‎ untuk sementara Pers masih melakukan Penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku utama tersebut,"pungkasnya.

No comments:

Post a Comment